Ahad, 16 Oktober 2016

(F) PERINGATAN KPD GOLONGAN MANUSIA YG BERI'TTIQAD (yakin kalbu) SYIRIK YG DILAKNATI ALLAH "al-Yahud-Haadu" : YAHUDI - NON MUSLIM.





A094






Katakanlah (wahai Muhammad kepada kaum : golongan manusia yang beri'ttiqad (yakin kalbu) syirik yang dilaknati Allah "al-Yahud - Yahudi): "Kalau syurga negeri akhirat itu telah menjadi hak istimewa untuk kamu pada sisi hukum Allah, tidak boleh dicampuri oleh orang-orang lain (kerana tidak sama parti seperti yang kamu dakwakan itu), maka cita-citakanlah mati (dengan bermunajat supaya kamu dimatikan sekarang juga), jika betul kamu orang-orang yang benar".
(Al-Baqarah 2:94)

 A095
Dan sudah tentu mereka tidak akan mencita-citakan mati itu selama-lamanya, dengan sebab dosa-dosa (syirik terhadap hak-hak mutlak zat Allah) yang telah mereka lakukan (Haadu : Hudaa - cara, sifat, kata-kata, perbuatan); dan Allah sentiasa mengetahui akan orang-orang yang zalim (diri sendiri) itu.
(Al-Baqarah 2:95)

A096
Demi sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) akan dapati mereka itu (golongan manusia yang telah diresapi i'ttiqad syirik dilaknati Allah "al-Yahud-Haadu) setamak-tamak manusia kepada hidup (yang lanjut masanya - kalau boleh nak jadi MB/YB sampai mati), dan (lobanya mereka kepada hidup itu) melebihi loba orang-orang kafir musyrik (berhala : patung). Tiap-tiap seorang dari mereka suka kiranya ia boleh hidup seribu tahun, padahal umur panjang yang demikian, tidak akan dapat melepaskannya dari azab (yang disediakan oleh Allah (kerana berlaku syirik terhadap hak-hak mutlak zat Allah). Dan (ingatlah), Allah sentiasa melihat akan apa yang mereka lakukan.
(Al-Baqarah 2:96)

A111
Dan mereka (golongan manusia yang telah diresapi i'ttiqad syirik yang dilaknati Allah "al-Yahud" - Yahudi dan Nasrani -an-Nasyoro) berkata pula: "Tidak sekali-kali akan masuk Syurga melainkan orang-orang yang (beri'ttiqad : yakin kalbu syirik yang dilaknati Allah "Haadu : Hudaa") Yahudi atau Nasrani" (an-Nasyoro). Yang demikian itu hanyalah angan-angan mereka sahaja. Katakanlah (wahai Muhammad): "Bawalah kemari keterangan-keterangan yang (membuktikan kebenaran) apa yang kamu katakan itu, jika betul kamu orang-orang yang benar".
(Al-Baqarah 2:111

A006
Katakanlah (wahai Muhammad): "Wahai orang-orang yang beri'ttiqad (dengan i'ttiqad syirik dilaknati Allah "Haadu" - cara, sifat, kata-kata, perbuatan) Yahudi (Yehud : Jew's), kalau kamu anggap bahawa kamulah sahaja orang-orang yang dikasihi Allah tidak termasuk umat-umat manusia yang lain, maka bercita-citalah hendakkan mati (dengan meminta kepada Allah supaya kamu dimatikan sekarang juga), jika betul kamu orang-orang yang benar!"
(Al-Jumu'ah 62:6

A007
Dan (sudah tentu) mereka tidak akan bercita-cita hendakkan mati itu selama-lamanya, dengan sebab dosa-dosa (syirik terhadap hak-hak mutlak zat Allah) yang mereka telah lakukan; dan Allah sentiasa mengetahui akan orang-orang yang zalim (diri sendiri) itu.
(Al-Jumu'ah 62:7)  
///
Ab Sheikh Yunan. 
Panchor

(F) Siapa sebenarNya golongan Yahudi - "al-Yahud" (Yehud : Jew's) - "Haadu" (cara, sifat, kata-kata, perbuatan taksub, memuja, membersih & menyucikan diri sendiri, kaum, puak, jemaah, parti) - Syirik : Non Muslim dibumi malaysia hari ini.


A047
Wahai orang-orang yang telah diberikan Kitab (taurat - kaum Yehud : Jew's, salah seorang anak nabi Ibrahim dengan isteri pertama 'Maisarah' (bani Israiel) yang menyeleweng - Syirik & tidak terkecuali ahli bacaan al-Quran - umat Muhammad SAW), berimanlah kamu dengan apa yang telah Kami turunkan (Al-Quran), yang mengesahkan Kitab-Kitab yang ada pada kamu (selama mana kamu tidak selewengkan) , sebelum Kami menyeksa dengan menghapuskan bentuk muka kamu (sehingga berubah menjadi rata - tidak bermulut, berhidung dan bermata), lalu Kami menjadikannya sama seperti rupa sebelah belakangnya, atau Kami melaknatkan mereka sebagaimana Kami telah melaknatkan orang-orang (dari kaum mereka - Yahudi) yang melanggar larangan bekerja pada hari Sabtu. Dan (ingatlah) perintah (hak kekuasaan mutlak zat) Allah itu tetap berlaku.
(An-Nisaa' 4:47)

A048
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampunkan dosa syirik mempersekutukanNya (zat & hak-hak kekuasaan mutlakNya dengan sesuatu apajua), dan akan mengampunkan dosa yang lain dari itu bagi sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan SyariatNya). Dan sesiapa yang mempersekutukan (zat & hak-hak mutlak zat) Allah (dengan sesuatu yang lain), maka sesungguhnya ia telah melakukan dosa yang besar.
(An-Nisaa' 4:48)

A049
Tidakkah engkau perhatikan (dan merasa pelik wahai Muhammad) kepada orang-orang yang membersihkan (memuja : taksub, memuji, menyucikan) diri sendiri (kaum, puak, jemaah, partinya, Padahal perkara itu bukan hak manusia) bahkan Allah jualah yang berhak membersihkan (memuja, memuji, menyucikan) sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan SyariatNya); dan mereka pula tidak akan dianiaya (atau dikurangkan balasan mereka) sedikitpun.
(An-Nisaa' 4:49  

 A006
Katakanlah (wahai Muhammad): "Wahai orang-orang yang (beri'ittiqad dengan i'ttiqad syirik dilaknati Allah "Haadu") Yahudi, kalau kamu anggap (i'ttiqad - yakin qalbu) bahawa kamulah sahaja orang-orang yang dikasihi Allah tidak termasuk umat-umat manusia yang lain, maka bercita-citalah hendakkan mati (dengan meminta kepada Allah supaya kamu dimatikan sekarang juga), jika betul kamu orang-orang yang benar!"
(Al-Jumu'ah 62:6)

 A007
Dan (sudah tentu) mereka tidak akan bercita-cita hendakkan mati itu selama-lamanya, dengan sebab dosa-dosa (syirik) yang mereka telah lakukan; dan Allah sentiasa mengetahui akan orang-orang yang zalim (diri sendiri) itu.
(Al-Jumu'ah 62:7)

A050
Lihatlah (wahai Muhammad) betapa beraninya mereka mengada-adakan perkara-perkara dusta terhadap (hak-hak mutlak zat) Allah? Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang terang nyata.
(An-Nisaa' 4:50)

 A051
Tidakkah engkau perhatikan (dan merasa pelik wahai Muhammad) kepada orang-orang yang telah diberikan sebahagian dari Kitab (Taurat : bani Israiel kaum Yehud : Jew's)? Mereka percaya kepada benda-benda yang disembah yang lain dari Allah, dan kepada Taghut (berhala manusia - penditaNya yang berkupiah-serban, berjubah & berjanggut), dan mereka pula berkata (memuji) kepada orang-orang kafir (kaum musyrik di Makkah) bahawa mereka (kaum musyrik itu) lebih betul jalan agamanya daripada orang-orang yang beriman (kepada Nabi Muhammad s.a.w).
(An-Nisaa' 4:51)

A052
(Kaum : golongan manusia yang beri'ttiqad syirik dilaknati Allah "Haadu" - cara, sifat, kata-kata, perbuatan - Yahudi yang demikian sikapnya) mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah; dan sesiapa yang dilaknat oleh Allah, maka engkau tidak sekali-kali akan mendapati sesiapa pun yang boleh menolongnya.
(An-Nisaa' 4:52)

A053
Patutkah ada bagi mereka (kaum : golongan manusia yang beri'ttiqad syrik dilaknati Allah "Haadu - Yahudi itu) sesuatu bahagian dari kekuasaan memerintah? (Tidak, bahkan kalau ada) maka sudah tentu mereka tidak akan memberikan sedikitpun kebaikan kepada manusia (dimana pun beradanya dimuka bumi Allah ini)
(An-Nisaa' 4:53)
///
Ab Sheikh Yunan.
Panchor.

(F10) Golongan yang menjadikan perkara Agama : Ketuhanan (al-Quran) sebagai alat untuk menanam kebencian sesama manusia adalah golongan buta qalbu : mata & pekak pendengaranNya.

A006
Sesungguhnya orang-orang kafir : ref - al-Baqaroh 41-2 & al-Nahl 95 (yang tidak akan beriman), sama sahaja kepada mereka: sama ada engkau beri amaran kepadanya atau engkau tidak beri amaran, mereka tidak akan beriman. 

(golongan yang sentiasa beri'ttiqad (yakin qalbu) membersih & menyucikan diri sendiri, kaum, puak, jemaah & partiNya, padahal tidak ada sesiapa yang berkuasa untuk membersih & menyucikan melainkan Allah) - ref : an-Nisa 48-9;





MERAMPAS : MEREBUT hak-hak mutlak zat Allah, kemudian jadikan hak diri, kaum, puak, jemaah & partiNya sahaja.



... Permulaan bagi Syirik khafi (merampas, mendahului, sekutui serta diadakan tandingan & bandingan) bagi @ terhadap Hak-Hak Mutlak (zat) Allah adalah dengan berI'ttiqad - niat (yakin Qalbu) dari @ dengan Ujub, Sama'ah, Riak, Takabbur... kemudian zahir dengan Cara, Sifat, Kata-Kata, Perbuatan anggota jasad "MEMUJA - taksub kepada diri sendiri & taksub kepada berhala manusia berkupaih-serban, berjubah & berjanggut... Padahal taksub semata-mata kepada Allah), MEMUJI - diri sendiri & memuji berlebihan - bodek... Padahal segala pujian hanya bagi Allah, MEMBERSIH & MENYUCIKAN diri sendiri, keturunan, kaum, puak, jemaah, partiNya... padahal tidak ada sesiapa pun yang berhak @ berkuasa untuk membersih & menyucikan dri aib/dosa serta maksiat/kejahatan diri melainkan Allah.
Rasulullah r bersabda :


إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ اْلأَصْغَرُ قَالُوا وَمَا الشِّرْكُ اْلأَصْغَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الرِّيَاءُ
“Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan terjadi pada kalian adalah syrik kecil”, para sahabat bertanya : “Wahai Rasulullah, apa itu syirik kecil ? Rasulullah menjawab : “Riya’”. [HR. Ahmad]


إِنَّ اللهَ عَزَّ وَ جَلَّ لاَ يَقْبَلُ مِنَ الْعَمَلِ إِلاَّ مَا كَانَ لَهُ خَالِصًا وَابْتُغِيَ بِهِ وَجْهُهُ
“Sesungguhnya Allah tidak menerima suatu amal perbuatan kecuali yang murni dan hanya mengharap redho Allah”. [HR. Abu Dawud dan Nasa’i]


Lawan daripada" ikhlas - redho" adalah "syirik - laknat" (menjadikan bagi hak2 mutlak Allah tandingan/sekutu di dalam beribadah, atau beribadah kepada Allah tetapi juga kepada selain-Nya). Contohnya : riya’ (memperlihatkan amalan pada orang lain), sum’ah (memperdengarkan suatu amalan pada orang lain), ataupun ujub (berbangga diri dengan amalannya). Kesemuanya itu adalah syirik yang harus dijauhi oleh seorang hamba agar ibadahnya itu diterima oleh Allah

... Adalah amat jelas pemimpin, lebai kelaghoh & ahli taksub - (bukan ahli biasa) PAS telah berI'ttiqad (yakin Qalbu > Akal) Syirik (merampas, mendahului, sekutui serta diadakan tandingan & bandingan bagi hak-hak mutlak Allah) yang dilaknati Allah, Maka gugur lah I'ttiqad - niat (yakin qalbu) yang DIREDHOI Allah - Golongan "al-Islam - Islam" berpindah/bertukar menjadi golongan yang berI'ttiqad yang DILAKNATI Allah (kerana Syirik...Riya', menunjuk2) - Golongan "alYahud - Yahudi".- Non Muslim & Muslimah.


A048
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampunkan dosa syirik mempersekutukanNya (zatNya & hak-hak mutlak zatNya - Allah) dengan sesuatu apajua), dan akan mengampunkan dosa yang lain dari itu bagi sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan SyariatNya). Dan sesiapa yang mempersekutukan (zat & hak-hak mutlak zat) Allah (dengan sesuatu yang lain), maka sesungguhnya ia telah melakukan dosa yang besar.

A049
Tidakkah engkau perhatikan (dan merasa pelik wahai Muhammad) kepada orang-orang yang membersihkan (memuji, menyucikan) diri sendiri (kaum, puak, jemaah, partiNya)? (Padahal perkara itu bukan hak manusia) bahkan Allah jualah yang berhak membersihkan (memuji menyucikan) sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan SyariatNya); dan mereka pula tidak akan dianiaya (atau dikurangkan balasan mereka) sedikitpun.

 A050
Lihatlah (wahai Muhammad) betapa beraninya mereka mengada-adakan perkara-perkara dusta terhadap (zat & hak-hak mutlak zat) Allah? Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang terang nyata.

A051
Tidakkah engkau perhatikan (dan merasa pelik wahai Muhammad) kepada orang-orang yang telah diberikan sebahagian dari Kitab (Taurat, tidak terkecuali ahli bacaan al-Quran)? Mereka percaya kepada benda-benda yang disembah yang lain dari Allah, dan kepada Taghut (taksub kpd berhala manusia berserban-berjubah, berjanggut : patung : api/matahari), dan mereka pula berkata (memuji) kepada orang-orang kafir (kaum musyrik di Makkah, tidak terkecuali puak PAS yang memuji Non Muslim - DAP dibumi malaysia) bahawa mereka (kaum musyrik itu) lebih betul jalan agamanya daripada orang-orang yang beriman (kepada Nabi Muhammad s.a.w).

A052
(Kaum : golongan manusia yang telah diresapi i'ttiqad (yakin) kalbu yang dilaknati Allah - Syirik - Yahudi yang demikian sikapnya) mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah; dan sesiapa yang dilaknat oleh Allah, maka engkau tidak sekali-kali akan mendapati sesiapa pun yang boleh menolongnya.

A053
Patutkah ada bagi mereka (kaum : golongan manusia yang telah diresapi i'ttiqad dilahnati Allah al-Yahud : Yahudi - syirik itu diberi) sesuatu bahagian dari kekuasaan memerintah? (Tidak, bahkan kalau ada) maka sudah tentu mereka tidak akan memberikan sedikitpun kebaikan kepada manusia dibumi mana pun beradanya.

A054
Atau patutkah mereka dengki kepada manusia (Nabi Muhammad dan umatnya) disebabkan nikmat (pangkat Nabi dan agama tauhid & i'ttiqad yang diredhaiNya Islam) yang telah diberikan oleh Allah kepada mereka dari limpah kurniaNya? Kerana sesungguhnya Kami telahpun memberi kepada keluarga Ibrahim: Kitab (agama) dan hikmat (pangkat Nabi), dan kami telah memberi kepada mereka kerajaan yang besar.

A055
Maka di antara mereka (kaum : golongan manusia yang diresapi i'ttiqa dilaknati Allah al-Yahud : Yahudi yang dengki itu) ada yang beriman kepada (apa yang telah di kurniakan oleh Allah kepada keluarga Nabi Ibrahim, melainkan salah seorang anakNya dengan isteri pertama "Maisayarah" bernama Yehud : Jew's yang menyeleweng - Syirik) itu, dan ada pula di antara mereka yang berpaling daripadanya (tidak beriman). Dan cukuplah dengan neraka jahanam yang sentiasa menyala-nyala itu (menjadi tempat seksa mereka).
A056
Sesungguhnya orang-orang yang kufur (niat tanpa lillaahi)-(amal) kapir - ingkar kepada ayat-ayat keterangan Kami, Kami akan membakar mereka dalam api neraka. Tiap-tiap kali kulit mereka masak hangus, Kami gantikan untuk mereka kulit yang lain supaya mereka dapat merasa azab sengsara itu. Dan (ingatlah) sesungguhnya Allah adalah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.
 
A057
Dan orang-orang yang beriman serta beramal soleh (puncak kpd manusia beragama tauhid adalah AKHLAQ yang baik), Kami akan masukkan mereka ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka beroleh dalam syurga itu pasangan-pasangan, isteri-isteri yang suci bersih, serta Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh yang sentiasa dinaungi.
///
Ab Sheikh Yunan

(F09) MENJADIKAN AGAMA : KETUHANAN UNTUK MENANAM KEBENCIAN ADALAH JENAYAH DISISI ALLAH (al-Quran)

 A041
Dan berimanlah kamu dengan apa yang Aku turunkan (Al-Quran) yang mengesahkan benarnya Kitab yang ada pada kamu (Turat : Injiel - selama mana kamu tidak selewengkan), dan janganlah kamu menjadi orang-orang yang mula-mula kafir (ingkar) akan dia; dan janganlah pula kamu menjadikan ayat-ayatKu (sebagai harga : bahan, alat, modal, tukaran, gadaian untuk) membeli kelebihan-kelebihan (duniawi - politik : jawatab, pangkat, nama, popularity, gelar, kekayaan) yang sedikit faedahnya (disisi Allah); dan kepada Akulah sahaja hendaklah kamu bertaqwa. 
(Al-Baqarah 2:41)

A042
Dan janganlah kamu campur adukkan yang benar itu dengan yang salah, dan kamu sembunyikan yang benar itu (apabila dibacakan akan terkena batang hidung kamu sendiri) pula padahal kamu semua mengetahuinya.
(Al-Baqarah 2:42)

A044
Patutkah kamu menyuruh manusia supaya berbuat kebaikan (tapi kamu sendiri melanggar larangan Allah - al-Quran) sedang kamu lupa akan diri kamu sendiri; padahal kamu semua membaca Kitab Allah, tidakkah kamu berakal?
(Al-Baqarah 2:44)

A095
Dan janganlah kamu jadikan pesanan-pesanan dan perintah Allah sebagai modal (alat, bahan, tukaran, gadaian) untuk mendapat keuntungan dunia (politik - jawatan, pangkat, nama, popularity, gelar, kekayaan) yang sedikit (nilaiNya disisi Allah, melainkan atasnama lillaahi); sesugguhnya apa yang ada di sisi Allah (dari balasan yang baik), itulah sahaja yang lebih baik bagi kamu, kalaulah kamu mengetahui.
(Al-Nahl 16:95)
///
Ab Sheikh Yunan.
al-Kelantanie

Selasa, 11 Oktober 2016

(F08) SYIRIK (yusyrik : tusyrik billaahi) TERHADAP HAK-HAK MUTLAK (zat) ALLAH > YAHUDI (al-Yahud-Haadu) TANPA MENGIRA BANGSA MANUSIA MANA PUN.


Tidak Syirik (Yusyrik : Tusyrik billaah) terhadap hak-hak mutlak Allah anak Adam itu sebelum lebih dahulu Sesat (Aqidah : al-Iman - Syariah : al-Ilmu) petunjuk Allah (alQuran) - Pasik & Munafik...
... Tidak Sesat (Aqidah - Syariah) Pasik & Munafik anak Adam itu sebelum lebih dahulu Kapir - engkar larangan Allah (al-Quran)...
... Tidak Kapir - engkar larangan Allah (alQuran) anak Adam itu sebelum lebih dahulu Kufur (niat - i'ttiqad : ghaib qalbu) tanpa Lillaahi
@ bukan semata-mata kerana Allah - putus hubungan dengan Allah.


Golongan SYIRIK - "al-Yahud (Yahud - Judas), Haadu" (cara, sifat, kata-kata, perbuatan) adalah Non Muslim tanpa mengira bangsa manusia mana pun.
... FIQH - ahli aqidah & syariah dengan semua cabang ilmunya dengan jelas mengatakan bahawa : perlaku berbuatan syirik terhadap "hak-hak mutlak (zat) Allah yang dilaknati Allah, maka gugur lah "al-Islam - Islam" menjadi "al-Yahud - Yahudi" (bukan Kafir - engkar.....), walau pun masih lagi beragama (ad-deen - Innadden), selama mana belum zahir dengan perbuatan anggota jasad "cara, sifat, kata-kata, perbuatan" Murtad - berpaling tadah dari tauhidkan (zat) Allah wajib wujud hanya Satu - Ahadun, Wahidun serta tidak mungkin berbilang-bilang (Pluralisme) - tidak kesamarataan Tauhid (Libralisme) > Mulhid (Atheist) Komunisme.

Perbuatan syirik bermula dengan I'ttiqad - niat (yakin kalbu) yang dilaknati Allah kerana berlaku Syirik terhadap "hak-hak mutla (zat) Allah), maka berpindah lah I'ttiqad yang diredhai Allah "al-Islam - Islam" (uluhiyyah) berpindah menjadi I'ttiqad yang dilaknati allah "al-Yahud - Yahudi" (yahudiah), tanpa mengira bangsa manusia mana pun.

SesungguhNya kalimah bacaan al-Quran "al-Yahud" tidak merujuk kepada bangsa manusia mana pun, kerana golongan berI'ttiqad (yakin kalbu) - niat dilaknati Allah "al-Yahud - Yahudi" sudah ada bangsaNya "Bani Israiel" dan bukan semua Bani Israiel itu adalah golongan "al-Yahud (Yahud - Judas) - Haadu" (cara, sifat, kata-kata, perbuatan) Yahudi : Syirik - Non Muslim.

Permulaan bagi Syirik - "al-Yahud - Yahudi" adalah berI'ttiqad (yakin kalbu) dari Ujub, Sama'ah, Riak, Takabbur... kemudian zahir dengan "cara, sifat, kata-kata, perbuatan" memuja (taksub) kepada berhala manusia berkupiah-serban, berjubah, berjanggut, memuji (berlebihan - segala pujian hanya bagi Allah), membersih, menyucikan diri sendiri, keturunan, kaum, puak, jemaah, partiNya... termasok al-pantatNya.

Rasulullah bersabda :

إِنَّ اللهَ عَزَّ وَ جَلَّ لاَ يَقْبَلُ مِنَ الْعَمَلِ إِلاَّ مَا كَانَ لَهُ خَالِصًا وَابْتُغِيَ بِهِ وَجْهُهُ
“Sesungguhnya Allah tidak menerima suatu amal perbuatan kecuali yang murni dan hanya mengharap ridho Allah”. [HR. Abu Dawud dan Nasa’i]

Lawan daripada ikhlas adalah syirik (menjadikan bagi Allah tandingan/sekutu di dalam beribadah, atau beribadah kepada Allah tetapi juga kepada selain-Nya). Contohnya : Riya’ (memperlihatkan amalan pada orang lain), Sum’ah (memperdengarkan suatu amalan pada orang lain), ataupun Ujub (berbangga diri dengan amalannya). Kesemuanya itu adalah Syirik yang harus dijauhi oleh seorang hamba agar ibadahnya itu diterima oleh Allah . Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam:

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ اْلأَصْغَرُ قَالُوا وَمَا الشِّرْكُ اْلأَصْغَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الرِّيَاءُ
“Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan terjadi pada kalian adalah syirik (khafi) kecil”, para sahabat bertanya : “Wahai Rasulullah, apa itu syirik kecil ? Rasulullah menjawab : “Riya’”. [HR. Ahmad]



A048
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampunkan dosa syirik (terhadap hak-hak mutlak zat Allah dengan) mempersekutukanNya (dengan sesuatu apajua), dan akan mengampunkan dosa yang lain dari itu bagi sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan SyariatNya). Dan sesiapa yang mempersekutukan (merampas : mendahului serta diadakan tandingan & bandingan bagi hak-hak mutlak zat) Allah (dengan sesuatu yang lain), maka sesungguhnya ia telah melakukan dosa yang besar.
(An-Nisaa' 4:48)


 
A049
Tidakkah engkau perhatikan (dan merasa pelik wahai Muhammad) kepada orang-orang yang membersihkan (memuja, memuji, menyucikan) diri sendiri? (kaum, puak, jemaah, partinya, Padahal perkara itu bukan hak manusia) bahkan Allah jualah yang berhak membersihkan (memuja, memuji, membersih & menyucikan) sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan SyariatNya); dan mereka pula tidak akan dianiaya (atau dikurangkan balasan mereka) sedikitpun.
(An-Nisaa' 4:49)

Golongan Syirik - (Yehud : Jew's) "Yahudi" - "Haadu" (cara, sifat, kata-kata, perbuatan Syirik) diharamkan Syurga & diwajibkan Neraka hingga mendapat syufaat & keampunan Allah...
... Nak dapat syufaat kot celah mana, kalau Nabi SAW pun dihina, keji ???...
Wajib Neraka lebih dahulu, melainkan berlakuNya kerana lalai - dilalaikan oleh Iblis & Syaitan @ jahil bertingkat-tingkat. maka kalau jahil, segera lah bertaubat Nasuhah.

NOTE :
Siapa sebenarNya yang zahir dengan perbuatan anggota jasad "memuja, memuji, membersih, menyucikan diri sendiri, keturunan, kaum, puak, jemaah, partiNya dibumi Malaysia hari ini. SebenarNya perkara telah berlaku sejak lama dulu...


Golongan SYIRIK - "al-Yahud (Yahuda - Judas), Haadu" (cara, sifat, kata-kata, perbuatan) adalah Non Muslim...walau pun zahirnya dengan kupiah-serban, berjubah, berjanggut serta Solatnya sepanjang malam & puasa (tidak melakukan maksiat / kejahatan) pada siang hariNya...
... FIQH - ahli Aqidah & Syariah dengan semua cabang IlmuNya dengan jelas mengatakan bahawa : perlaku berbuatan Syirik (yusyrik : tusyrik billaahi) terhadap Hak-Hak Mutlak Allah (zat) yang dilaknati Allah, maka gugur lah "al-Islam - Islam" menjadi "al-Yahud - Yahudi" (bukan Kafir - engkar.....), walau pun masih lagi berAgama (Innadden), selama mana belum zahir dengan perbuatan anggota jasad "Cara, Sifat, Perbuatan, Kata-Kata" Murtad (yartadda : yartadid mingkum undeeneh) - berpaling tadah dari tauhidkan (zat) Allah wajib wujud hanya Satu - Ahadun, Wahidun serta tidak mungkin berbilang-bilang (Pluralisme) - kesamarataan Tauhid (Libralisme) : Mulhid (Atheist) Komunisme.

Siapa golongan Syirik - "alYahud - Yahudi" - Non Muslim bani Melayu dibumi Malaysia hari ini.

Aku kah ?
Kamu kah ?
Mereka kah?
UMNO kah ?
PAS kah ?

SEDAR LAH DIRI !!!

///
Ab Sheikh Yunan.

(F07) SESAT (petunjuk Allah - al-Quran) - PASIK & MUNAFIK.

UMAT MELAYU WAJIB KENA TOLAK GOLONGAN SESAT AQIDAH (al-Iman - al-Ilmu) - PASIK & MUNAFIK.

Tidak Sesat (amal) anak Adam itu tanpa lebih dahulu Kapir (amal) engkar larangan Allah (al-Quran) berulang2..."Kapir demi Kapir demi Kapir & demi Kapir"... dan Tidak Kapir (amal) anak Adam itu tanpa lebih dahulu Kufur (niat) - tanpa Lillaahi @ bukan semata-mata kerana Allah meliputi perkara kalimah bacaan al-Quran "ad-deen, al-Islam, al-Iman & al-Ilmu".

(1) Bermula dengan KUFUR (niat - i'ttiqad) - Tanpa Lillaahi @ bukan semata-mata kerana Allah pada perkara Agama (Ad-deen - Tauhid Uluhiyyah) : Ketuhanan (al-Islam - I'ttiqad Rububiyyah) - Dasar @ Pokok yang Empat (4) dalam Dua (2) pasangan meliput hakikat kalimah bacaan alQuran "Ad-deen (Tauhid Allah), al-Islam (Tauhid : I'ttiqad hak-hak mutlak Allah), al-Iman (Aqidah) & al-Ilmu (Syariat)"...maka putus lah hubungan dengan Allah & terlindung dari rahmat Allah serta jauh lagi dari redho Allah...(kemudian)...


A095
Dan janganlah kamu jadikan pesanan-pesanan dan perintah (ayat-ayat) Allah (al-Quran) sebagai modal (alat, bahan, tukaran, gadaian) untuk mendapat keuntungan dunia (politik - kuasa, jawatan, popularity, nama, gelar, kekayaan) yang sedikit; sesugguhnya apa yang ada di sisi Allah (dari balasan yang baik memberlakukan semata-mata kerana Allah - Lillaahi), itulah sahaja yang lebih baik bagi kamu, kalaulah kamu mengetahui.
(Al-Nahl 16:95)  

(2) KAPIR (amal - cara, sifat, kata-kata, perbuatan) - engkar larangan Allah (al-Quran) setelah niat yang KUFUR itu dilaksanakan dengan perbuatan berulang-ulang sejak pulohan tahun dahulu lagi...


A041 
Dan berimanlah kamu dengan apa yang Aku turunkan (Al-Quran) yang mengesahkan benarnya Kitab yang ada pada kamu, dan janganlah kamu menjadi orang-orang yang mula-mula kafir (engkar) akan dia; dan janganlah pula kamu menjadikan ayat-ayatKu (sebagai harga, modal, alat, bahan, tukaran untuk) membeli kelebihan-kelebihan (duniawi : politik - kuasa, jawatan, pangkat, popularity, nama, gelar, kekayaan) yang sedikit faedahnya; dan kepada Akulah sahaja hendaklah kamu bertaqwa.
(Al-Baqarah 2:41)

A042 
Dan janganlah kamu campur adukkan yang benar itu dengan yang salah, dan kamu sembunyikan yang benar itu pula (kerana jika dibacakan akan terkena atas batang hidung sendiri) padahal kamu semua mengetahuinya.
(Al-Baqarah 2:42)

Senaraikan lah Cara, Sifat, Kata-Kata, Perbuatan KAFIR - engkar larangan Allah (al-Quran) yang lakukan oleh PAS dalam perkara berkaitan dengan Agama (Ad-deen - Tauhid Rububiyyah) : Ketuhanan (al-Islam - I'ttiqad Uluhiyyah) & Furuq - cabangan : Aqidah (al-Iman) : Syariah:Fiqh (al-Ilmu) dalam perkara mainan Politik - duniawi (jawatan, pangkat, popularity, nama, gelar, kekayaan)... agar mengenal diri.

... Perbuatan Engkar PAS - KAFIR demi KAFIR demi KAFIR dan demi KAFIR sejak pulohan tahun membacakan ayat-ayat Allah (al-Quran), Hadis, Sunnah, Sirah tanpa Lillaahi @ bukan semata-mata kerana Allah, sebalikNya kerana duniawi - politik (jawatan, pangkat, nama, popularity, gelar, kekayaan) itu lah golongan Sesat Petunjuk Allah (alQuran) - AQIDAH (al-Iman) & SYARIAT-FIQH (al-Ilmu) YG SESAT terbahagi kepada dua (2) golongan :

1) PASIK - Golongan yang menjadikan perkara Agama (Ad-deen) : Ketuhanan (al-Islam) - serta Furuq (kecabangan) Aqidah (al-Iman) & Syariah (al-Ilmu) dengan membacakan ayat-ayat Allah (alQuran), Hadis, Sunnah, Sirah untuk kepentingan duniawi - politik (jawatan, pangkat, nama, popularity, gelar, kekayaan) hingga berlaku kerosakan hubungan silaturrahim antara sesama manusia... apatah lagi sesama sendiri - perbalahan : kecederaan, kematian, perceraian, putus silaturrahim sesama manusia & sesama sendiri :

- sesama mengaku bertauhidkan Allah (Ad-deen) maha Esa wajib wujud hanya Satu - Ahadun, Wahidun (Ad-deen - Tauhid ULUHIYYAH).
- sesama mengaku berI'ttiqad dengan I'ttiqad yang diredhoi Allah terhadap hak-hak mutlakNya Islam (al-Islam - Tauhid RUBUBIYYAH).
- sesama mengaku berAqidah Islam - (al-Iman)
- sesama mengaku berSyariah Islam - (al-Ilmu)
- sesama membaca alQuran yang sama ditangan,
- sesama arah Kiblat,
- sesama bertutor dengan bahasa manusia yang sama,
- sesama zahir anggota jasad dari daki tanah Leluhoh yang sama - malaysia.

2) MUNAFIK - Golongan yang para (1)... hingga berlaku kerosakan hubungan antara manusia dengan Allah. Golongan Munafik juga adalah "golongan Sesat menghampiri Syirik".@ penyebab orang lain menjadi Syirik & Murtad.


PASIK & MUNAFIK : kedua2Nya adalah golongan SESAT PETUNJUK ALLAH (al-Quran).

SIAPA SEBENARNYA GOLONGAN SESAT AQIDAH - PASIK & MUNAFIK DIBUMI MALAYSIA HARI INI ???

- Aku kah ?
- Kamu kah ?
- Mereka kah ?
- UMNO kah ?

- AMANAH kah ?
- PKR kah ?
- DAP kah ?
- atau sebenarNya PAS ?

TANYA LAH PADA DIRI SETIAP DIRI SENDIRI... !!!
///

Ab Sheikh Yunan.

(F06) BENAR KAH ULAMA' ? - APA ITU ULAMA' ?

1) Apa itu Ulama' ?
2) Ada berapa jenis/type Ulama' ?
3) Apakah capacity seorang Ulama yang benar disisi Allah (al-Quran) ?
4) Siapakah yang dimaksudkan dengan Ulama' disaran agar dijauhi itu ?

SesungguhNya seorang Ulama' yang benar disisi Allah (al-Quran) itu bukan sahaja ahli bacaan al-Quran (Iqra' bismirabbikallazie khalaq), pada perkara ayat2 Muhkamat sahaja, mereka juga adalah ahli "al-Kitab" (qalaamullah - Nuuun, walQalami wama yasythurun) bukan bacaan. Ijtihad ahli bacaan al-Quran hanya terbatas  kepada ayat : kalimah (perkataan) bacaan Muhkamat sahaja, seterus Ijtihad ahli al-Kitab boleh menyelesaikan perkara yang melibatkan ayat : perkataan - kalimah Mutasyabihat (samar-samar) yang tidak mudah difahami oleh ahli bacaan al-Quran semata-mata.

Persoalan :
1) Apakah seorang Ulama' yang benar disisi Allah (al-Quran) itu masih gagal usul, tapsir n terjemahkan serta mengenal - mengerti (hakikat) kalimah bacaan al-Quran "al-Islam-uluhiyyah", kemudian bercampur aduk pula dengan (hakikat) kalimah bacaan al-Quran "ad-deen-rububiyyah"... kemudian dicampur aduk lagi dengan Aqidah (al-Iman) dari Syriah-Fiqh (al-Ilmu) ???

2) Apakah seorang Ulama' yang benar disisi Allah (al-Quran) itu masih bercampur aduk fahamanNya antara Syirik (yusyrik : tussyrik billaahi) terhadap hak-hak mutlak (zat) Allah, kemudian bercampur aduk pula dengan perkara Murtad (yartadda : yartadid mingkum undeeneh) - berpaling tadah dari tauhidkan (zat) Allah maha Esa wajib wujud hanya Satu - Ahadun, Wahidun ???

3) Apakah seorang Ulama' yang benar itu zahir cara, sifat, kata-kata, perbuatan berbilang-bilang tauhid (pluralisme) : kesamarataan tauhid (libralisme) > Mulhidun : Atheis (komunisme) ???

4) Apakah seorang Ulama' yang benar disisi Allah (al-Quran) itu berdiri atas platform duniawi - politik : as-Siasah - Ghaib Akal (jawatan, pangkat, popularity, nama, gelar, kekayaan duniawi)

5) Apakah seorang Ulama' yang benar itu masih lagi bercampur aduk fahamanNya antara Ghaib Akal "al-Iman'  VS "al-Islam" - Ghaib Qalbu.

6) Apakah seorang Ulama' yang benar disisi Allah (al-Quran) itu berdiri atas platform duniawi (politik - jawatan, pangkat, popularity, nama, gelar, kekayaan) dengan menjadikan perkara Agama (ad-deen : rububiyyah), Islam (al-Islam : uluhiyyah) serta Furu' (branch's) - Aqidah (al-Iman) dari Syariah-Fiqh (al-Ilmu) sebagai bahan, alat, modal, tukaran, gadaian untuk menanam kebencian sesama manusia atas nama Agama : Ketuhanan & Furu'... Apatah lagi sesama sendiri.

7) Apakah seorang Ulama' yang benar disisi Allah (al-Quran) itu dengan sewenang-wenang berkata-kata terhadap Zat Allah & Hak-Hak Mutlak Zat Allah dengan tidak benar :
- (zat) Allah juga menyumpah & maki hamun : bila masa mereka bersaksikan ?
- (zat) Allah bersila lendik atas al-Arasy : bila masa mereka bersaksikan ?
- (zat) Allah itu sama dengan Tuhan yang ditauhidkan oleh Ugama yang lain ?
///
Ab Sheikh Yunan.  

Selasa, 4 Oktober 2016

(F05) KETUHANAN & POLITIK.

KETUHANAN : 
Adalah Dasar yang Empat dalam Dua pasangan dengan Dua Pokok - Agama (ad-deen-rububiyyah : zat Allah) mewajibkan Islam (al-Islam-uluhiyyah : hak-hak mutlak zat Allah) - GHAIB QALBU... serta Dua Furuq-cabangan dari hakikat "ad-deen" & al-Islam" yaitu Aqidah (al-Iman mewajibkan Syariah-Fiqh (-Ilmu) - GHAIB AKAL dengan semua cabang ilmu bacaan (Iqra') al-Quran pada kalimah Muhkamat sahaja.

POLITIK :
Adalah satu seni semula jadi @ dipersiapkan untuk mempengaroh sekumpulan manusia agar walla : memihak : menyokong : memilihNya dengan menggunakan apa saja cara yang ada.  Politik-as-Siasah hanya pada lingkungan Furuq-cabangan Aqidah (al-Iman) - Syariah-Fiqh (al-Ilmu) dengan semua cabang Ilmu (Iqra') bacaan - GHAIB AKAL sahaja, maka Politik- as-Siasah itu terpisah walau tidak berpisah dengan Dua Pokok (ad-deen-rububiyyah - al-Islam-uluhiyyah).

Maka : Politik tidak sampai - boleh ditudoh/hukum hingga Syirik (yusyrik : tusyrik billaahi) terhadap hak-hak mutlak (zat) Allah & Murtad (yartadda ; yartadid mingkum undeeneh) - berpaling tadah dari tauhidkan zat Allah wajib wujud hanya Satu - Ahadun, wahidun.

Politikus yang benar bukan pelampau dalam Pokok Agama (ad-deen-rububiyyah) yang mewajibkan Islam (al-Islam-uluhiyyah) & juga bukan pelampau dalam perkara Furu' (branch) baginya, Yaitu; Aqidah (al-Iman) dari Syariah-Fiqh (al-Ilmu) berkenaan.

Politik juga bukan perkara Dakwah, kerana Dakwah itu wajib bersambungan terus dengan Allah - Lillaahi, maka bukan perkara Dakwah jika lebih dahulu disandarkan kepada sesuatu apa pun (parti - duniawi), kemudian pindah niat letak atasnama Lillaahi...
... Niat tidak boleh berpinah2 : dipindah2... "satu Niat, satu Amal, satu hukum (bukan hukum demi hukum & demi hukum) & satu Ganjaran - Burok : Baik" disisi Allah di Akhirat nanti.
///
Ab Sheikh Yunan.

(F93*) PAS GOLONGAN MANUSIA DIMURKAI ALLAH.

KECELAKAAN BESAR BAGI PAS DIDUNIA & AKHIRAT -  " berkata-kata terhadap zat Allah dengan tidak benar dan merampas, mendahului, s...